Direktur PT SBP, Shandi Hermanto, dan pemilik truk ditetapkan sebagai tersangka terkait kecelakaan Bus ALS di Sumatera Selatan yang menewaskan 19 orang. Rabu, (05/08/2026).
Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, SUMATERA – Direktur PT SBP Shandi Hermanto dan pemilik truk ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan maut Bus ALS dan truk BBM di Sumatera Selatan, Rabu (5/8/2026).
Polisi menetapkan Direktur PT SBP, Shandi Hermanto, sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang menewaskan 19 orang di Sumatera Selatan.
Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengembangkan penyelidikan dan menemukan bukti yang mengarah pada dugaan tanggung jawab pihak perusahaan.
Jumlah korban tewas bertambah setelah dua korban yang sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit meninggal dunia akibat luka bakar parah.
Dengan tambahan tersebut, total korban meninggal dunia dalam kecelakaan ini mencapai 19 orang.
Penyidik masih mendalami penyebab kecelakaan serta kemungkinan keterlibatan pihak lain yang berkaitan dengan insiden tersebut.
Shandi Hermanto dijerat sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta KUHP Nasional.
Pasal yang diterapkan antara lain Pasal 277 UU LLAJ juncto Pasal 474 KUHP Nasional serta Pasal 315 UU LLAJ.
“Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan berdasarkan bukti dan keterangan yang telah dikumpulkan,” Ujar penyidik.
Selain direktur perusahaan, penyidik juga menerapkan Pasal 474 KUHP Nasional juncto Pasal 315 UU LLAJ terhadap tersangka lainnya.
Polisi memastikan penyidikan terus berjalan untuk mengungkap seluruh fakta dan memastikan pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum.
Sumatera Selatan mencatat ribuan titik panas, dengan Ogan Komering Ilir sebagai wilayah...
Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menghadiri pelepasan 150 delegasi PWNU...
Presiden Prabowo Subianto menyetujui penambahan 100 unit motor trail untuk penanganan karhutla...
Polda Sumsel menahan 17 tersangka dari 15 laporan polisi terkait kasus kebakaran...