Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, SUMATERA – Pemkab Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan terus mendorong peningkatan status desa melalui pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan pemutakhiran data tersebut digelar bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Abdi Praja.
Asisten Bidang Administrasi Umum Setda OKU Selatan, Verry Wijaya, turut menghadiri kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat dan perangkat pemerintahan desa.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam meningkatkan status Indeks Desa, khususnya di wilayah OKU Selatan.
Kepala Dinas PMD Provinsi Sumatera Selatan Sutoko mengatakan Indeks Desa menjadi instrumen penting untuk mengukur perkembangan desa sekaligus menjadi dasar perencanaan pembangunan.
Berdasarkan hasil Indeks Desa Sumatera Selatan 2025, masih terdapat 22 desa berstatus tertinggal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 desa berada di Kabupaten OKU Selatan.
Pemutakhiran data diharapkan mampu memberikan gambaran kondisi desa secara akurat sehingga program pembangunan dapat disusun lebih tepat sasaran.
“Pemutakhiran data Indeks Desa bukan hanya menjadi kewajiban administrasi, tetapi juga menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang tepat sasaran,” Ujar Verry Wijaya.
Pemkab OKU Selatan berkomitmen memperkuat kerja sama dengan pemerintah provinsi, kecamatan, desa, serta tenaga pendamping untuk memastikan data yang disampaikan sesuai kondisi di lapangan.
Melalui pemutakhiran tersebut, pemerintah berharap desa-desa tertinggal dapat meningkatkan kualitas tata kelola, pelayanan dasar, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi desa hingga mencapai status berkembang, maju, dan mandiri.