ENGLISHEN
Home Bencana Ribuan Titik Panas di Sumsel, OKI Terbanyak Akibat Kekeringan

Ribuan Titik Panas di Sumsel, OKI Terbanyak Akibat Kekeringan

Sumatera Selatan mencatat ribuan titik panas, dengan Ogan Komering Ilir sebagai wilayah terbanyak, dipicu kondisi kekeringan dan cuaca ekstrem. BPBD melakukan pengecekan.

Ribuan Titik Panas di Sumsel, OKI Terbanyak Akibat Kekeringan
Gambar tambahan: titik panas sumsel oki terbanyak linkedin editorial
Share

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, SUMATERA – Ribuan titik panas (hotspot) terdeteksi di Sumatera Selatan dalam beberapa hari terakhir. Sebagian besar hotspot terkonsentrasi di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (25/8/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel M. Iqbal Alisyahbana menyatakan kenaikan hotspot ini diakibatkan oleh faktor kekeringan ekstrem. Cuaca panas yang sangat tinggi di provinsi tersebut mempermudah pemantauan titik panas melalui radar.

Iqbal menjelaskan bahwa tidak semua hotspot yang terpantau secara otomatis merupakan titik api yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari ribuan hotspot yang terdeteksi, hanya sekitar 50 titik yang terkonfirmasi sebagai titik api setelah dilakukan pengecekan langsung oleh personel.

“Iya, untuk hotspot ada kenaikan. Ini juga akibat faktor kekringan, sehingga cuaca ini yang pertama panas sangat ekstrem. Jadi, sudah kering, panas juga. Sehingga, dari radar memang mudah terpantau hotspot-nya,” Ujar M Iqbal Alisyahbana.

Berdasarkan data Sipongi, jumlah hotspot di Sumatera Selatan mencapai 1.434 titik pada tanggal 24 Agustus. Dari keseluruhan angka tersebut, 302 titik terdeteksi di lahan gambut dan 1.132 titik lainnya berada di lahan mineral.

Ogan Komering Ilir (OKI) tercatat sebagai wilayah dengan sebaran hotspot terbanyak, mencapai 654 titik. Sebanyak 87 titik di OKI berada di lahan gambut, sedangkan 567 titik sisanya teridentifikasi di lahan mineral.

Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mencatat 219 titik hotspot, meliputi 85 di lahan gambut dan 134 di lahan mineral. Muara Enim menyusul dengan 152 titik (46 gambut, 106 mineral), dan Banyuasin memiliki 87 titik (40 gambut, 47 mineral).

Selanjutnya, Kabupaten OKU Timur terpantau 83 titik panas, dan Muratara memiliki 53 titik. Di Muratara, terdapat 24 titik di lahan gambut dan 30 di lahan mineral.

BPBD Sumsel terus mengintensifkan patroli udara dan darat guna memverifikasi laporan titik panas tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi meluasnya kebakaran hutan dan lahan di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Share
Related Articles
Prabowo Tambah 100 Motor Trail untuk Atasi Karhutla Sumsel
Berita SumateraMotor TrailNusantaraOtomotifSorotan

Prabowo Tambah 100 Motor Trail untuk Atasi Karhutla Sumsel

Presiden Prabowo Subianto menyetujui penambahan 100 unit motor trail untuk penanganan karhutla...

Polda Sumsel Tahan 17 Tersangka Kasus Karhutla
Berita SumateraDinas KehutananHukumKebakaranSorotan

Polda Sumsel Tahan 17 Tersangka Kasus Karhutla

Polda Sumsel menahan 17 tersangka dari 15 laporan polisi terkait kasus kebakaran...

Sumatera Dilanda 2.945 Hotspot, Sumsel Terbanyak
Berita SumateraCuaca ExtreamLingkunganSorotan

Sumatera Dilanda 2.945 Hotspot, Sumsel Terbanyak

Pulau Sumatera dilanda 2.945 titik panas (hotspot) hingga Minggu (23/8/2026) malam, dengan...


DMCA.com Protection Status

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved