Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, SUMATERA – Mayoritas wilayah terdampak bencana di Sumatera telah pulih. Pemerintah kini fokus menangani 11 daerah prioritas, Kamis (6/8/2026).
Pemulihan di sebagian besar wilayah berlangsung seiring membaiknya kondisi infrastruktur, layanan publik, dan aktivitas masyarakat setelah terdampak bencana.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah daerah yang menghadapi tantangan lebih berat. Kondisi geografis serta tingkat kerusakan membuat proses pemulihan membutuhkan waktu lebih lama.
Pemerintah mengerahkan berbagai sumber daya untuk mempercepat rehabilitasi di daerah prioritas tersebut. Langkah ini mencakup perbaikan fasilitas umum hingga pemulihan layanan dasar bagi warga.
Koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait terus diperkuat agar proses penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Selain pembangunan fisik, perhatian juga diberikan pada pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. Berbagai program bantuan disiapkan untuk membantu warga kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pemerintah memastikan setiap daerah prioritas akan mendapat pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing agar proses pemulihan dapat berlangsung merata.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh wilayah terdampak memperoleh penanganan yang optimal hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih,” Ujar pemerintah dalam keterangannya.
Masyarakat juga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, terutama di wilayah yang masih memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Dengan fokus pada 11 daerah prioritas, pemerintah berharap proses pemulihan pascabencana di Sumatera dapat segera tuntas sehingga seluruh masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.