Findy Alfiansyah Penulis
Sekitar 500 Kepala KUA atau PPAIW se-Sumatera turut serta dalam kegiatan penting ini. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme aparatur KUA dalam memberikan pelayanan perwakafan kepada masyarakat luas.
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Dr. Ahmad Zayadi, M.Pd.I., memberikan arahan dalam pembinaan tersebut. Beliau menjelaskan bahwa program ini bertujuan meningkatkan pemahaman PPAIW terhadap regulasi wakaf terbaru.
Selain itu, pembinaan ini juga untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan dalam digitalisasi layanan wakaf. Penggunaan aplikasi E-AIW menjadi fokus utama dalam peningkatan kompetensi ini.
“Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para PPAIW terhadap regulasi terbaru di bidang wakaf, sekaligus meningkatkan kompetensi dan keterampilan dalam pelayanan digitalisasi wakaf melalui aplikasi E-AIW,” Ujar Dr. Ahmad Zayadi, M.Pd.I.
Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh Kepala KUA sebagai PPAIW mampu menyediakan pelayanan wakaf yang lebih cepat, akurat, transparan, dan akuntabel. Hal ini sejalan dengan upaya transformasi digital yang sedang dijalankan oleh Kementerian Agama.
Pemanfaatan aplikasi E-AIW juga diharapkan mampu memperkuat tertib administrasi perwakafan. Aplikasi ini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam proses pengurusan akta ikrar wakaf.
Keikutsertaan Kepala KUA Metro Kibang merupakan bagian dari komitmen KUA Metro Kibang. Komitmen ini untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang perwakafan.
Inisiatif ini selaras dengan kebijakan dan program transformasi digital yang digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.