Friday, 28 August 2026
Hot

BNPB dan Pemprov Sumsel Susun Rencana Bisnis UMKM Tangguh Bencana

BNPB dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan susun Rencana Keberlanjutan Usaha (BCP) untuk UMKM. Langkah ini perkuat ketahanan ekonomi lokal hadapi bencana di Sumsel.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, SUMATERA – BNPB bersama Pemprov Sumsel menyusun rencana keberlanjutan usaha (BCP) untuk memperkuat ketahanan UMKM menghadapi bencana dan krisis iklim, Jumat (28/8/2026).

Penyusunan BCP menjadi langkah untuk membantu pelaku UMKM tetap menjalankan kegiatan usaha ketika terjadi bencana. Rencana ini diharapkan dapat mengurangi dampak kerugian sekaligus mempercepat pemulihan usaha.

Berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) 2025, Sumatera Selatan berada pada tingkat risiko sedang dengan nilai indeks 139,67. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kesiapan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

Article ad in the middle of article

Secara geografis, Sumatera Selatan memiliki wilayah yang didominasi dataran rendah, rawa, tanah payau, jaringan sungai, hingga kawasan pegunungan. Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah memiliki potensi menghadapi bencana banjir maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dampak bencana tidak hanya dirasakan melalui kerusakan bangunan dan infrastruktur. Gangguan juga dapat terjadi pada rantai pasok, distribusi barang, kegiatan produksi, hingga kemampuan masyarakat dalam membeli produk.

Situasi tersebut dapat memberikan tekanan besar terhadap keberlangsungan usaha, terutama bagi UMKM. Ketika aktivitas ekonomi terganggu, pelaku usaha berpotensi mengalami penurunan pendapatan dan kesulitan memenuhi kebutuhan operasional.

UMKM sendiri memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini mencakup sekitar 99,99 persen unit usaha nasional sekaligus menyerap sekitar 96,92 persen tenaga kerja.

Karena itu, penguatan kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan UMKM. Melalui BCP, pelaku usaha dapat mempersiapkan langkah menghadapi gangguan sekaligus menentukan strategi untuk melanjutkan aktivitas usaha.

“BCP penting agar pelaku UMKM memiliki kesiapan menghadapi bencana, menjaga kegiatan usaha tetap berjalan, dan mempercepat pemulihan setelah terjadi krisis,” Ujar perwakilan BNPB dalam kegiatan tersebut.

Kolaborasi BNPB dan Pemprov Sumsel diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap risiko bencana dan perubahan iklim. Dengan perencanaan yang lebih matang, UMKM di Sumatera Selatan diharapkan mampu bertahan menghadapi bencana sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Article ad after last paragraph