Wednesday, 02 September 2026
Hot

Forkopimda Lampung Pastikan Gajah TNWK Aman Pasca Karhutla

Forkopimda Lampung memastikan gajah Sumatra di Taman Nasional Way Kambas aman dan sehat pasca kebakaran hutan dan lahan. Isu gajah jadi korban dibantah.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, SUMATERA – Forkopimda Lampung meninjau Taman Nasional Way Kambas untuk memastikan gajah Sumatra tetap aman pascakarhutla, Senin (31/8/2026).

Peninjauan dipimpin Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi dan jajaran kepolisian, serta Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah dan Kepala Balai TNWK Zaidi.

Rahmat Mirzani memastikan gajah-gajah di kawasan konservasi tersebut tidak menjadi korban karhutla. Berdasarkan pemantauan langsung, satwa dalam kondisi sehat dan aman.

Article ad in the middle of article

“Tadi dicek keadaan gajah-gajah. Ternyata kami melihat gajah-gajah kita sehat walafiat, aman, senang, tenang. Gajah-gajahnya justru makin subur,” Ujar Rahmat Mirzani.

Ia mengatakan upaya pencegahan dan pemantauan titik api terus dilakukan melalui posko gabungan. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pemantauan, serta sosialisasi kepada masyarakat juga terus digencarkan.

Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyebut seluruh titik api terakhir di kawasan TNWK telah berhasil dipadamkan.

“Jadi kita melihat bahwa gajah-gajah hari ini yang ada di Taman Nasional Way Kambas tidak terdampak oleh kebakaran hutan. Jadi aman,” Kata Kristomei Sianturi.

Menurutnya, pemadaman dilakukan melalui penanganan darat dan udara. Tim gabungan juga menggunakan drone thermal untuk memantau kondisi kawasan dan mendeteksi potensi titik panas.

Ia mengungkapkan, dua titik api yang masih terpantau beberapa hari sebelumnya langsung ditangani menggunakan water bombing.

Kristomei mengimbau masyarakat ikut menjaga kawasan TNWK dari berbagai ancaman, termasuk perburuan liar, perambahan, dan pembakaran lahan.

“Sama-sama menjaga Taman Nasional ini. Kita pelihara, tidak ada lagi yang melakukan perburuan liar, tidak ada lagi perambahan, tidak ada lagi yang membakar lahan,” Tegas Kristomei.

Forkopimda Lampung memastikan pengawasan terhadap kawasan konservasi akan terus dilakukan untuk mencegah karhutla kembali terjadi dan menjaga habitat satwa dilindungi.

Article ad after last paragraph