Friday, 04 September 2026
Hot

Puluhan Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla Terdata di Sumatera

Kementerian Kesehatan mencatat 50.891 kasus ISPA akibat Karhutla di Sumatera dan Kalimantan hingga Agustus 2026, dengan ribuan balita terdampak.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, SUMATERA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 50.891 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga Agustus 2026, Rabu (2/9/2026).

Data tersebut dihimpun melalui sistem surveilans kesehatan yang dipantau sejak Juli 2026 di sejumlah wilayah terdampak karhutla, termasuk Sumatera.

Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menyebut 12.600 kasus dialami anak balita dan 38.291 kasus terjadi pada kelompok usia di atas lima tahun.

Article ad in the middle of article

Pada pemantauan terakhir, kasus ISPA harian tercatat mencapai 451 kasus per 1 September 2026.

Di Riau, Dinas Kesehatan mencatat 1.960 kasus ISPA pada 19-26 Agustus 2026. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi 3.293 kasus yang tersebar di 12 kabupaten/kota hingga 27 Agustus.

Kota Pekanbaru menjadi wilayah dengan kasus tertinggi, yakni 563 kasus pada 19-26 Agustus dan meningkat menjadi 904 kasus hingga 27 Agustus.

Kabupaten Pelalawan menyusul dengan 535 kasus pada periode 19-26 Agustus dan bertambah menjadi 650 kasus hingga 27 Agustus.

“Kasus ISPA di Sumatera Selatan, khususnya Palembang, mencapai 9.313 kasus hingga pekan ketiga Agustus 2026. Angka ini meningkat sekitar 3.000 kasus hanya dalam satu pekan,” Ujarnya.

Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk memantau kualitas udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan, menutup ventilasi saat polusi tinggi, serta menggunakan masker.

Kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit penyerta mendapat perhatian khusus. Pemerintah juga memastikan ketersediaan 1.788.000 masker di tujuh provinsi utama yang terdampak karhutla.

Article ad after last paragraph